Thursday, 3 July 2014


Ikan hias merupakan komoditas ekspor. Namun tidak semua jenis ikan hias air tawar dapat diekspor. Ikan hias tidak hanya diminati oleh pasar lokal, tetapi telah memasukii pasar ekspor. Hampir 75% ikan hias dunia berasal dari Indonesia, sehingga dapat dibayangkan betapa banyaknya jenis ikan yang dibudidayakan di negara ini. Tercatat lebih kurang dari 363 jenis ikan hias air tawar yang dikembangbiakan di Indonesia dan diekspor ke negara – negara Eropa. Dari sekian banyak jenis ikan hias air tawar, yang akan dibahas adalah ikan molly (poecilia sphennops).Ikan hias cukup dikenal oleh masyarakat sebagai hiasan aquarium. Molly (Poecilia sp) adalah salah satu jenis varian warna dari ikan molly yang dibedakan dari warna tubuhnya hitam solid. Ikan molly adalah ikan livebearer yang berarti ikan ini berkembang biak dengan cara melahirkan.


Ikan ini menjadi favorit bagi para pehobis ikan hias air tawar karena perawatannya yang mudah. Molly adalah ikan bergerombol yang aktif dan akan sangat baik jika memelihara ikan ini dalam jumlah minimal 6 ekor ikan dalam satu akuarium dengan komposisi 3-4 ekor betina untuk satu ekor jantan. Ikan Molly adalah versi hibrid dari ikan Molly Silver. Ikan Molly dapat dijumpai pula dalam bentuk balon (Balloon Molly)

Ikan Molly sesungguhnya adalah ikan air tawar, tetapi juga sering dijumpai pada perairan payau untuk mencari makan. Biasanya para pehobis menambahkan satu sendok garam laut untuk satu galon air dalam akuarium untuk mengoptimalkan kesehatan ikan ini. Ikan molly akan lebih senang jika akuarium ditambahkan tanaman air dalam jumlah banyak, sebagai tempat bersembunyi bagi anak-anak ikan dan pakan alami dari lumut-lumut yang tumbuh pada dedaunannya.

Di alam liar, ikan molly adalah omnivora dan akan memakan segala jenis makanan ikan yang diberikan dalam akuarium, tetapi makanan utama ikan ini adalah lumut-lumutan sehingga pemberian makanan ikan berbahan dasar daging (protein) akan mengurangi masa hidup dari ikan ini.

JENIS-JENIS MOLLY

Poecilia sphenops a.k.a Black Molly
Silver Molly,
Dalmatian, memiliki pola bintik2 hitam di antara dominasi warna putih
Marble, memiliki corak spt marble (hitam-putih)
Golden Molly
Chocolate, memiliki corak spt taburan cocochips

 

Poecilia velifera, a.k.a Giant Sailfin Molly, memiliki ukuran bisa mencapai 10 cm.

Poecilia latipinna - Sailfin Molly
Poecilia wingei





Varian Balloon Molly

BUDIDAYA MOLLY

CIRI-CIRI INDUK JANTAN DAN BETINA 

1) Induk Jantan 

a. Mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut)yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yangpanjang.
b. Tubuhnya ramping.
c. Warnanya lebih cerah.
d. Sirip punggung lebih panjang.
e. Kepalanya besar.

2) Induk Betina 

a. Dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa siriphalus.
b. Tubuhnya gemuk
c. Warnanya kurang cerah.
d. Sirip punggung biasa.
e. Kepalanya agak runcing.




PEMILIHAN INDUKAN

Untuk memilih induk yang baik dapat dilihat dari jantan dan betina. Untuk jantan dapat dilihat dari ciri–ciri: berbadan ramping dengan sirip panjang, penampilan menarik, gerakan lincah dan gesit, serta memiliki alat kelamin yang disebut gonopodium. Sedangkan untuk betina antara lain: badan gemuk, perut buncit, alat kelamin berupa urogenital.
Untuk memilih induk harus diperhatikan warna ikan, yaitu hendaknya memilih warna ikan yang berwarna hitam dan mengkilap. Umur ikan dapat berbeda antara jantan dan betina.  Untuk pemilihan induk sebaiknya tidak kurang dari 6 bulan dengan panjang betina minimal 5 cm, dan jantan 3 cm.
Persiapan pemijahan berupa bak tembok atau plastik dengan ukuran 1x1x0,5 m dan 2x1x0,5 dengan ketinggian air 25- 40 cm, diaerasi lemah. Kemudian air harus steril dan jernih dengan pH 6-7, suhu 24 – 280 C, harus tersedia substrat hidrilla untuk tempat memijah dan menempelkan telur ( suhu 25- 270 C, pH basa).


PEMIJAHAN INDUKAN

Induk dimasukkan ke dalam tempat pemijahan sebanyak 150–250 ekor (induk jantan 1/3 induk betina). ProseS pemijahan ditandai dengan kejar–kejaran yang dilakukan induk jantan terhadap induk betina sambil menyerempetkan badannya. Ini berlangsung selama 4–7 hari. Setelah seminggu, benih tampak berkumpul diantara tanaman air atau berenang di pinggiran bak. Setelah itu dapat dipisahkan dari induknya dan dipindahkan ke kolam pendederan.
Kemampuan ikan molly dalam menghasilkan anak cukup tinggi bila dibandingkan dengan jenis ikan hias air tawar lainnya yaitu 80–125 ekor. Untuk itu perlu dijaga ketahanan produktivitasnya dengan  pemberian pakan yang cukup. Pakan yang diberikan adalah berupa kutu air 3 kali sehari.


PERAWATAN BENIH 

1. Anak-anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan, karena masih mengandung kuning telur (yolk egg). Setelah 4-5 hari anakikan baru dapat diberi makanan berupa kutu air yang sudah disaring, ataukuning telur yang telah direbus dan dihancurkan.
2. Setelah mencapai ukuran medium (2-3 cm) dapat diberikan makanan cacing, kemudian setelah mencapai ukuran dewasa (5-7 cm) dapatdiberi makanan cuk.
3. Disamping makanan alami dapat pula diberi makanan tambahan berupa cacing kering, agar-agar dll.
4. Pemberian makanan sebaiknya 2 kali sehari, hendaknya janganberlebihan, karena dapat menyebabkan pembusukan yang dapat meerusak kualitasair.
5. Pergantian air. Air dalam bak atau aquarium jangan sampaikotor/keruh, karena dapat menyebabkan kematian anak ikan. Kotoran dapatdibersihkan setiap 2-3 hari sekali dengan cara disiphon, air yang terbuangpada waktu penyiphonan sebanyak 10-20% dapat diganti dengan air yang baru.
| 2 comments
Ikan pedang/Swordtail/Xiphophorus helleri adalah salah satu ikan hias air tawar terpopuler. Nama Xiphophorus berasal dari bahasa Yunani ξίφος (pedang) dan φόρος (pembawa). Swordtail termasuk dalam golongan Livebearers, yaitu ikan yang berkembang biak melalui pembuahan internal. Tidak seperti kebanyakan ikan yang bertelur, Livebearers melahirkan anak-anak mereka. Bersama ikan Guppy ( Poecilia reticulata), Platy (Xiphophorus maculatus) dan Molly (Poecilia sphenops), Swordtail tergabung dalam keluarga Poecilidae.


Suhu untuk pemeliharaan yang baik sekitar 29-30° C. Sementara pH air optimum sekitar 6,5-7,0 dan kekerasan sekitar 10-12 dH. Ukuran ikan pedang dewasa berkisar antara 10-12 cm. Di dalam akuarium, ikan pedang lebih menyukai berenang di area sekitar permukaan (top level). Perbandingan jumlah ikan pedang jantan dan betina yang ideal adalah 1:3. Ikan pedang jantan terkenal aktif secara seksual. Jika jumlah jantan melebihi rasio ideal, ikan pedang betina akan mudah kelelahan dan stress karena terus menerus diganggu oleh beberapa pejantan.

Swordtail biasanya berwarna merah. Akibat kawin silang dan mutasi, Swordtail yang ada sekarang sangat beragam dalam bentuk tubuh dan warna. Swordtail jantan dapat dikenali dengan mudah lewat bentuk ekor pedang mereka, sirip punggung lebih panjang, dan sirip perut yang lancip. Sementara betina, bentuk ekor dan sirip perut membulat seperti kipas dan lebih gemuk. Swordtail termasuk ikan yang gampang beradaptasi dengan berbagai kondisi air. Swordtail dapat tumbuh hingga 5 inci (13 cm) dan mampu hidup antara 3-5 tahun.

Swordtail adalah omnivore. Makanan mereka bervariasi dari tumbuhan air seperti alga, hingga makhluk air berukuran kecil seperti cacing sutera dan larva nyamuk. Swordtail juga dapat makan pelet yang komersil dijual di pasaran.

Jenis-Jenis Swordtail

Pineapple Swordtail
Kohaku Swordtail
Candy Wag Swordtail
Red Wag Swordtail
Green Swordtail, memiliki warna tubuh kehijauan transparan, biasanya kurang menarik
Gold Swordtail,
Black Swordtail, corak hitam pd tubuh ikan sebenarnya adalah kanker, biasanya peredaran sangat langka dan harga mahal
Velvet Swordtail, memiliki corak seperti karat [keemasan] di tubuh ikan
Red Simpson, memiliki warna merah penuh di seluruh tubuh ikan
Tuxedo, memiliki corak warna hitam yg menutupi lebih dari separuh badan ikan, seperti memakai baju


Budidaya Swordtail

Pemilihan Induk

Pilihlah induk yang berukuran relatif besar, bentuk tubuh yang mengembung serta mempunyai warna yang indah.

Induk jantan mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yang panjang. Tubuhnya rampaing, warnanya lebih cerah, sirip punggung lebih panjang dan kepalanya besar.

Induk betina dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus. Tubuhnya gemuk, warnanya kurang cerah, sirip punggung biasa dan kepalanya agak runcing.

Pemijahan

Induk-induk yang telah dipilih dimasukkan dalam satu bak untuk beberapa pasang induk. Namun apabila menghendaki keturunan tertentu dapat pula dilakukan dengan cara memisahkan dalam bak tersendiri sepasangsepasang. Bak-bak pemijahan harus dikontrol setiap hari. Setelah lahir, anak-anak ikan harus cepat-cepat diambil dan dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan oleh induknya.




Pemeliharaan Benih

Anak-anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan karena masih mengandung kuning telur (yolk egg). Setelah 4 – 5 hari anak ikan baru dapat diberi makanan berupa kutu air yang sudah disaring, atau kuning telur yang telah direbus dan dihancurkan. Setelah mencapai ukuran medium (2 – 3 cm) dapat diberikan makanan cacing, kemudian setelah mencapai ukuran dewasa (5 – 7 cm) dapat diberi makanan cuk dan makanan tambahan berupa cacing kering atau agar-agar.
| No comments

Monday, 30 June 2014

Ikan lemon atau Neolamprologus leleupi merupakan salah satu jenis ikan siklid yang populer dikembangbiakkan di Indonesia. Ikan lemon ini mendapatkan tempat dihati pecinta ikan hias karena perawatan ikan lemon mudah dan warnanya pun cantik.Sedangkan dikalangan peternak ikan hias ternak ikan lemon relatif mudah dan pakan untuk indukan dana anakan banyak tersedia dialam.





Memilih Indukan
Untuk pemijahan ikan lemon pilihlah indukan yang telah berumur lebih dari 7 bulan.Ciri dari indukan lemon jantan dan betina adalah indukan jantan memiliki tubuh yang lebih besar dan panjang dari betina.Warna jantan kuning terang bertubuh langsing.Sedangkan betina warnanya tidak cerah.Sirip dada dan sirip anal pada jantan ada warna hitamnya.Sedangkan betina tidak ada warna hitamnya.Indukan harus bertubuh sehat,tidak cacat dan gerakannya gesit.

Tempat Pemijahan
Walaupun pemijahan ikan lemon bisa menggunakan aquarium tapi akan lebih efektif lagi bila ikan ini dipijahkan dikolam dengan cara pemijahan massal.Bila pemijahan dengan menggunakan aquarium sebagai medianya maka aquarium yang digunakan berukuran panjang 100cm lebar 50cm dan tinggi 40cm.
Bila menggunakan bak semen/kolam untuk pemijahan secara missal bisa menggunakan kolam ukuran panjang 200cm lebar 200cm dan ketinggian kolam 50cm.Sedangkan air yang digunakan bisa menggunakan air ledeng yang sudah diendapkan minimal 2 x 24jam dengan ketinggian air dalam kolam sekitar 30cm.
Aquarium/kolam pemijahan selain dilengkapi dengan aerator tekanan sedang juga ditempatkan tanaman eceng gondok.Manfaat adanya tanaman eceng gondok ini adalah sebagai tempat bercumbunya ikan lemon saat proses pemijahan berlangsung.





Proses pemijahan
Untuk aquarium dengan ukuran diatas bisa menempatkan indukan ikan lemon betina 8 ekor dan pejantan cukup 1 ekor saja.Sedangkan bila menggunakan ukuran kolam diatas bisa ditempatkan 120 ekor betina ikan lemon dan pejantan berjumlah 15 ekor.
Proses pemijahan berlangsung dengan cara indukan jantan ikan lemon akan mengajak indukan betina kedasar aquarium/kolam. Saat betina mengeluarkan telur maka dengan segera pejantan akan membuahinya.Telur dari indukan betina yang telah dibuahi pejantan akan dierami indukan betina didala mulutnya selama beberapa hari.Setelah menetas benih akan dijaga oleh indukan betina.Sedangkan pejantan akan menghampiri betina lainnya untuk diajak memijah.Dan proses ini berulang hingga semua betina telah semuanya dikawinkan pejantan.Setelah selesai proses pemijahan maka pejantan segera dipindahkan ketempat lain.Sedangkan betina dibiarkan untuk merawat anak-anaknya hingga beberapa hari kedepan.
Setelah dirasa anakan sudah cukup untuk disapih maka indukan-indukan betina dipindahkan kedalam kolam lain untuk proses pemulihan.Sedangkan burayak lemon biarkan didalam kolam pemijahan.Selama proses pemulihan indukan betina diberikan pakan berupa jentik nyamuk.Sedangkan larva/burayak lemon dapat diberi pakan berupa kutu air halus.

Pendederan
Pendederan / pembesaran ikan lemon dilakukan setelah kondisi didalam aquarium/kolam pemijahan sudah tidak memadai.Kolam pendederan bisa menggunakan kolam semen yang berukuran panjang 200cm lebar 200cm dengan ketinggian kolam 50cm.Air dalam kolam bisa menggunakan air ledeng yang telah diinapkan minimal 2×24 jam dengan ketinggian air dalam kolam sekitar 30cm.Kolam pembesaran dilengkapi dengan tanaman air seperti eceng gondok yang berpungsi sebagai tempat berteduh saat matahari siang bersinar.
Anakan ikan lemon setelah berumur 30 hari sudah dapat diberi pakan cacing sutera.Dan saat diumur tersebut penyortiran harus segera dilakukan yaitu memisahkan anakan yang tumbuh cepat segera dipisahkan dan disatukan dengan anakan yang seukuran.Penyortiran dilakukan sebaiknya dalam waktu 2 minggu sekali.
| 1 comment

Sunday, 29 June 2014


Ikan live-bearer (livebearing fish) merupakan jenis ikan yang memiliki intensitas perkembang-biakan yang cepat, hal ini karena jenis ikan ini tidak mengeluarkan telur sebagaimana ikan lainnya, tetapi langsung melahirkan anak-anak ikan yang memiliki tubuh sempurna dan sudah dapat berenang sendiri serta mencari makan dalam hitungan jam. Ikan live-bearer adalah ikan yang mudah untuk dipelihara dan diternakkan sebab ikan dari jenis ini dapat melahirkan dalam jumlah puluhan bahkan ratusan anak ikan  tergantung dari usia dan ukuran indukannya. Perlu diketahui bahwa ikan betina dapat menyimpan sel sperma dari ikan jantan didalam tubuhnya sehingga ikan ini akan dapat hamil kembali setelah melahirkan tanpa melalui proses perkawinan kembali.

Jenis ikan live-bearer

1. Guppy ( Poecilia Reticulata )

Merupakan jenis ikan yang sudah umum di indonesia, ukurannya yang kecil dan berwarna-warni serta perawatannya yang mudah menjadikannya populer. Kita dapat dengan mudah membudidayakan ikan guppy karena tidak memerlukan perawatan khusus. Ikan ini memiliki banyak varian warna, dan pecinta ikan hias dapat mengawin-silangkan ikan ini dengan varian warna ikan tertentu dari jenis ikan yang sama untuk mendapatkan anak-anak guppy dengan karakteristik warna yang diinginkan. Ikan guppy diketahui dapat dikawin silangkan dengan ikan molly, tetapi biasanya menghasilkan keturunan yang tidak subur (mandul).


2. Endlers Livebearer / Guppy Endler ( Poecilia Wingei )

Ikan ini merupakan kerabat dekat dari ikan guppy dan dapat dikawin-silangkan, dan keturunan yang dihasilkan adalah fertil (subur). Guppy Endler memiliki ekor yang lebih kecil tetapi memiliki karakteristik dan corak warna yang lebih terang dan kontras dibandingkan dengan ikan guppy biasa. Di Indonesia cukup sulit untuk menjumpai ikan ini dan hanya toko-toko ikan tertentu yang menjualnya.


3. Molly ( Poecilia Sphenops )

Ikan molly memiliki banyak varian warna, yang sering dijumpai di Indonesia adalah warna hitam, putih dan marble. Kita dapat menjumpai ikan ini dengan dua jenis sirip ekor, sirip ekor pendek dan sirip ekor cagak (lyretail). Ikan molly balon juga dapat kita beli dengan mudah, karena memiliki bentuk badan yang pendek dan bulat yang menjadikannya populer di masyarakat pecinta ikan hias. Perlu diperhatikan bahwa ikan molly balon lebih rentan dari berbagai macam penyakit dan memiliki umur hidup yang lebih pendek dari ikan molly biasa. Hal ini disebabkan karena perkawinan sedarah dan kelainan tulang punggung yang membuat ikan ini terlihat lebih pendek dan bulat.


4. Platy ( Xiphophorus maculatus )

Ikan ini memiliki banyak jenis varian warna dan corak. Sama seperti ikan guppy, ikan ini kerap kali ditemukan mati di lantai rumah karena kebiasaannya untuk melompat dari air, jika merasa dalam bahaya atau keadaan wadah tempat tinggalnya kurang nyaman. Harga ikan platy cukup murah di pasaran.





5. Swordtail / Ikan Pedang ( Xiphophorus Helleri )

Ikan pedang memiliki karakteristik seperti ikan platy tetapi memiliki ukuran yang lebih besar, serta memiliki ekor yang memanjang menyerupai pedang





Budidaya

Pemilihan Induk

Pilihlah induk yang berukuran relatif besar, bentuk tubuh yang mengembung serta mempunyai warna yang indah.
Induk jantan mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang menjadi sirip yang panjang. Tubuhnya ramping, warnanya lebih cerah, sirip punggung lebih panjang dan kepalanya besar.
Induk betina di belakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus. Tubuhnya gemuk, warnanya kurang cerah, sirip punggung biasa dan kepalanya agak runcing.

Pemijahan

Induk-induk yang telah dipilih dimasukkan dalam satu bak untuk beberapa pasang induk. Namun apabila menghendaki keturunan tertentu dapat pula dilakukan dengan cara memisahkan dalam bak tersendiri sepasang-sepasang. Bak-bak pemijahan harus dikontrol setiap hari. Setelah lahir, anak-anak ikan harus cepat-cepat diambil dan dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan oleh induknya.

Pemeliharaan Benih

Anak-anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan karena masih mengandung kuning telur (yolk egg). Setelah 4 – 5 hari anak ikan baru dapat diberi makanan berupa kutu air yang sudah disaring, atau kuning telur yang telah direbus dan dihancurkan. Setelah mencapai ukuran medium (2 – 3 cm) dapat diberikan makanan cacing, kemudian setelah mencapai ukuran dewasa (5 – 7 cm) dapat diberi makanan cuk dan makanan tambahan berupa cacing kering atau agar-agar.
| 1 comment
1. Bejo Aquarium, Villa Pertiwi Jl. Raya Bogor



2. GSK di sebelah rs. Husada



3. Didepan Graha Cibinong, Paradise Aquarium






4. Di Jembatan Raiser



5. Sebelum pomad (tanah baru) sesudah Rumah Sakit FMC



6. Toko Ikan Dewi Aquarium sebelum Pintu Tol Lingkar Luar Bogor kalau dari Cibinong. Di sekitar toko percetakan. Masih di jln. raya bogor.



7. Depo Ikan depan Baranangsiang


| No comments
Membuat DIY Co2 Diffuser untuk aquascape mudah, murah dan simple. Untuk catatan diffuser ini hanya dapat digunakan pada Tabung Co2. Jadi apabila menggunakan DIY Co2 dapat diganti dengan busa rokok.






Bahan yang diperlukan:
  1. Kapas bekas filter rokok (Gunakan Filter Rokok Marlboro untuk hasil yang lebih maksimal dan halus)
  2. Selang silikon
  3. Sambungan selang L



Cara bikinnya gampang banget, tinggal rangkai sambungan seperti di atas terus sumbat ujungnya pake filter rokok. Perlu diperhatikan dalam menyumbat usahakan jangan terlalu rapat agar udara bisa keluar.

| No comments
Copyright © 2013. Aquascape Design - All Rights Reserved
Re-Design by ArtBAG, Design n Tech | Published by Aquascape Design