Showing posts with label tanaman. Show all posts
Showing posts with label tanaman. Show all posts

Tuesday, 8 July 2014


Hydrocotyle Verticillata:


Spesifikasi:
Tinggi Max.: 15-25cm
Pertumbuhan: Medium to Fast
Cahaya: Medium to High
Temperature: 20-25C


Hydrocotyle Leucocephala:



Spesifikasi:
Tinggi Max.: 50-60cm
Pertumbuhan: Fast
Cahaya: High
Temperature: 20-28C


Hydrocotyle Sibthorpioides:



Spesifikasi:
Tinggi Max.: 12cm
Pertumbuhan: Medium to Fast
Cahaya: Medium to High
Temperature: 20-28C


| No comments

Saturday, 28 June 2014


Flame moss termasuk ke dalam spesies Taxiphyllum, Flame Moss adalah salah satu jenis moss yang sangat menarik karena sebagain daunnya tidak berkembang secara ekstensif seperti spesies Taxiphyllum yang lain, tapi tumbuh lurus ke atas. Batang daunnya akan tumbuh memutar  dan ini membuatnya tampak seperti nyala lilin.



  • Name species : Taxiphyllum Sp. "Flame Moss"
  • Synonym : Flame Moss
  • Genus : Taxiphyllum
  • Country : Asia
  • Growth Rate : Slow
  • Lighting : Low - High
  • pH Tolerance : 5.0 - 7.0
  • Hardness Tolerance : Very Soft - Hard
  • Demands : Moderate
  • Plant Type : Moss





| No comments



Cladophora adalah genus reticulated berfilamen Ulvophyceae (hijau alga ).Genus Cladophora mengandung banyak spesies yang sangat sulit untuk membedakandan mengklasifikasikan, terutama karena variasi besar dalam penampilan mereka,yang dipengaruhi oleh habitat, umur dan kondisi lingkungan. Secara umum,Cladophora adalah algae yang berbentuk seperti benang bercabang hijau.


Klasifikasi Cladophora

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan :Plantae
Divisi :Chlorophyta
Kelas :Ulvophyceae
Order :Cladophorales
Keluarga :Cladophoraceae
Genus :Cladophora

Ada beberapa macam klasifikasi Cladophora yaitu :

1. Kingdom : Plantae
Divisi : Thallophyta
Kelas : Chlorophyceae
Ordo : Cladophorales
Family : Cladophoraceae
Genus : Cladophora
Spesies : Cladophora vagabunda

2. Kingdom : Plantae

Divisi : Thallophyta
Kelas : Chlorophyceae
Ordo : Cladophorales
Family : Cladophoraceae
Genus : Cladophora
Spesies : Cladophora glomerata




Sifat-sifat umum
1. Ganggang ini bersifat kering dan tidak berlendir.
2. Tumbuh pada batu dan kayu yang terendam dan terkena cahaya secara langsung,dalam kondisi yang sangat buruk akan tumbuh pada tanaman juga. Biasanya cenderung tinggal di satu titik, yang membuatnya mudah untuk dihilangkan.





Sifat-sifat khusus

1. Sel-selnya berinti banyak, bercabang (filament).
2. Kloroplas berbentuk jala dengan pirenoid-pirenoid membentuk koloni berupabenang-benang yang bercabang menjadi suatu berkas,
3. Hidup dalam air tawar yang mengalir atau dalam air laut, dan biasanya berkasbenang-benang itu melekat pada suatu substrat.
4. Cladophora adalah salah satu jenis alga paling mudah untuk menghapus.
5. Berkembangbiak secara vegetatif dengan zoospora dan generatif dengan isogami

Morfologi

Cladophora adalah algae yang berbentuk seperti benang bercabang hijau.Bentuk benang atau jaring nya sangat kuat dan sangat tipis. Kebanyakan jenis Cladophora berbentuk tebal, kusut, hijau “fluffy” tambalan atau helai rambut sepertikasar yang membungkus lumut, tanaman batang, akar, dan batu. Ada pula Cladophora seperti talus berserabut, kenyal, lembut jumbai, ukurannya 5-50 cm dan tubuhnya dominan berwarna hijau, yang telah tua berwarna agak kecoklatan.



Reproduksi

Perkembangbiakan alga Cladophora ada dua macam yaitu secara aseksual dan seksual. Secara aseksual terjadi perkembangbiakan dilakukan dengan cara membentuk zoospora yang dilengkapi flagel berambut. Sedangkan perkembangbiakansecara seksual yaitu dengan isogami. Ada dua tahap multiseluler dalam siklus hidupnya - sebuah haploid gametofit dan diploid sporophyte - yang terlihat sangat mirip. Satu-satunya cara untuk memberitahu dua tahap terpisah adalah dengan menghitung kromosom mereka , atau memeriksa anak-anak mereka. Gametofithaploid menghasilkan gamet haploid oleh mitosis dan sporophyte diploid menghasilkan spora haploid oleh meiosis.

System metabolisme

Alga adalah organisme berkloroplas yang dapat menghasilkan oksigen melaluiproses fotosintesis. Ukuran alga beragam, beberapa micrometer sampai beberapameter panjangnya. Alga tersebar luas di alam dan dijumpai hampir di segala macamlingkungan yang terkena sinar matahari. Kebanyakan alga adalah organisme akuatik yang tumbuh pada air tawar atau air laut. Beberapa jenis alga fotosintetik yang menggunakan CO sebagai sumber karbon dapat tumbuh dengan baik di tempat gelap(dengan menggunakan senyawa organic sebagai sumber karbon, jadi merubahmetabol isme fotosintesis menjad I metabolisme pernafasan dan perubahan inibergantung pada keberadaan matahari.

Alga memiliki sel-sel kloroplas yang berwarna hijau, mengandung klorofil a danb, dan protein kasar yang relatif tinggi serta karcionoid. Pada kloroplas terdapatpirenoid hasil asimilasi yang berupa tepung dan lemak . Alga menyimpan hasilkegiatan fotosintesis sebagal hasil bahan makanan cadangan didalam selnya.Kandungan bahan-bahan organik yang terdapat dalam alga merupakan sumbermineral dan vitamin. Gugus fungsi yang terdapat dalam alga mampu melakukanpengikatan dengan ion logam. Gugus fungsi tersebut terutama adalah gugus karboksil,hidroksil, sulfudril, amino, iomodazol, sulfat, dan sulfonat yang terdapat didalamdinding sel dalam sitoplasma (Surawidjadja, 2005)


Peranannya bagi kehidupan

1. Tumbuh Cladophora dapat menyembuhkan penyakit stroke, karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh manusia. juga dapat digunakan untuk mengobati bisul dan pendarahan pada hidung.
2. Alga Laut sebagai Sumber Makanan, kandungan bahan-bahan organik yang terdapat dalam alga merupakan sumber mineral dan vitamin untuk agar-agar, salad rumput laut maupun agarose.
3. Alga Laut sebagai Sumber Senyawa Bioaktif, alga hijau, alga merah ataupun alga coklat merupakan sumber potensial senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat bagi pengembangan (1) industri farmasi seperti sebagai anti bakteri, anti tumor, antikanker atau sebagai reversal agent dan (2) industri agrokimia terutama untuk antifeedant, fungisida dan herbisida.
4. Alga dapat digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral seperti potasium dan hormon seperti auxin dan sytokinin yang dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman untuk tumbuh, berbunga dan berbuah




Interaksi dengan lingkungan
Tumbuhan alga Cladophora menguntungkan bagi kehidupan manusia. Keuntungan dari alga ini yaitu sebagai bahan makanan, obat-obatan, sebagai senyawa bioaktif dalam pengembangan farmasi dan agrokimia, serta sebagai pupuk organik bagi para petani. Tumbuhan ini jika terendam maka menempel di batu, kayu apung, tanaman bawah air dan permukaan keras lainnya. Biasanya menempel pada suatu tempat terpencil di akuarium, dapat dihilangkan dengan menggosokkannya melalui tangan dan bisa juga dengan sikat gigi.
| No comments

Tuesday, 24 June 2014



Urutan pupuk dasar untuk aquascape, dari bawah ke atas :


  1. Pasir Silica kasar, ukuran 3-4mm.
  2. Gromax, Ceramic Ring, Crystal Bio.
  3. Pupuk dasar (JBL / SERA) di Mix dengan silica kasar ukuran 3-4mm.
  4. Zeolite.
  5. Pasir silica halus, ukuran 1-3mm.


Fungsinya masing-masing :

  1. Sebagai dasar aquascape untuk pertumbuhan akar tanaman tancap (Stem Plant).
  2. Sebagai tempat tumbuh kembang bakteri untuk menciptakan keseimbangan aquascape.
  3. Sebagai pemberi nutrisi tanaman pada aquascape.
  4. Untuk menahan amonia spike, atau pun membuat pupuk dasar menjadi lebih slow-release.
  5. Sebagai media tancap, ukuran butiran pasirnya lebih kecil sehingga lebih mudah untuk ditanam.
| No comments

Setiap tanaman mempunyai kebutuhan pupuk / unsur hara untuk pertumbuhan dan perkembangannya dengan jumlah kebutuhan yang berbeda – beda berdasarkan jenis tanaman dan kondisi lingkungannya. Secara umum pupuk dibagi ke dalam 2 kelompok, yaitu pupuk makro dan pupuk mikro, yang bisa diperjelas seperti berikut :
Pupuk makro
Unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif besar. Beberapa unsur hara ini diantaranya : Nitrogen (N), Phospat (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Belerang (S).
Pupuk mikro Unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang relatif kecil. Unsur hara ini diantaranya : Besi (Fe), Mangan (Mn), Boron (B), Molibdenum (Mo),  Tembaga/cuprum (Cu), Seng (Zn), Cobalt (Co), Natrium (Na), Silikon (Si), Nikel (Ni), dan Klor (Cl)
Fungsi masing – masing unsur hara :
Nitrogen ( N )
- Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan
- Berfungsi untuk sintesa klorofil, asam amino dan protein dalam tanaman
- Merangsang pertumbuhan vegetatif  seperti batang dan daun
Gejala defisiensi / kekurangan unsur N  :
- Pertumbuhan lambat / kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati



Phospat ( P )
- Berperan terhadap pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman
- Merangsang pembungaan dan pembuahan
- Merangsang pertumbuhan akar
- Merangsang pembentukan biji
- Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel
Gejala defisiensi / kekurangan unsur P :
Pembentukan buah dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat )
Kalium ( K )
- Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.
- Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit
Gejala defisiensi / kekurangan unsur K :
Batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.
Magnesium (Mg)
- Berperan dalam transportasi enzim
- Komponen inti pembentukan klorofil dan enzim
- Berperan dalam sintesis protein
Gejala defisiensi Mg :
Terbentuk sel-sel berukuran besar tetapi encer. Jaringan menjadi lemah dan jarak antar ruas panjang. Ciri-ciri persis seperti gejala etiolasi-kekurangan cahaya pada tanaman. Muncul bercak-bercak kuning di permukaan daun tua. Hal ini terjadi karena Mg diangkut ke daun muda.
Kalsium (Ca)- Berperan dalam pertumbuhan sel
- Menguatkan , dan mengatur daya tembus , serta merawat dinding sel
- Berperan sangat penting pada titik tumbuh akar
- Berperan dalam proses pembelahan dan perpanjangan sel, dan mengatur distribusi hasil fotosintesis.
Gejala kekurangan kalsium :
Terjadi perubahan bentuk daun, mengeriting, kecil, dan akhirnya rontok. Kalsium menyebabkan tanaman tinggi tetapi tidak kekar.  pembentukan dan pertumbuhan akar terganggu, dan berakibat penyerapan hara terhambat. Karena berefek langsung pada titik tumbuh maka kekurangan unsur ini menyebabkan produksi bunga terhambat. Bunga gugur juga efek kekurangan kalsium.
Belerang (S)- Berperan dalam  pembentukan asama amino sistin, sistein dan metionin.
- Belerang juga berfungsi sebagai aktivator, kofaktor atau regulator enzim dan berperan dalam proses fisiologi tanaman
Gejala defisiensi S :
- Menyebabkan terjadinya klorosis seperti tanaman kekurangan nitrogen
- Menekan pertumbuhan tunas dari pada pertumbuhan akar
- Pada daun muda  warna daun  menguning  ( Penurunan kandungan klorofil secara drastis pada daun merupakan gejala khas pada tanaman yang mengalami kahat S )
- Terhambatnya sintesis protein yang berkorelasi dengan akumulasi N dan nitrat organik terlarut
Ferrit / besi (Fe)
-  Berperan dalam pembentukan klorofil,
- Berperan pada proses-proses fisiologis tanaman seperti proses pernapasan
- Sebagai aktifator dalam proses biokimia didalam tanaman, dan pembentuk beberapa enzim
Gejala kekurangan Fe :
- Gejala klorosis dan daun menguning atau nekrosa
- Daun muda tampak putih karena kurang klorofil
- Terjadi karena kerusakan akar
Tembaga / Cupprum (Cu)
- Berperan sebagai aktfiator enzim dalam proses penyimpanan cadangan makanan,
- Katalisator dalam proses pernapasan dan perombakan karbohidrat, – Salah satu elemen dalam proses pembentukan vitamin A dan secara tidak langsung berperan dalam pembentukan klorofil
Gejala kekurangan Cu :
- Daun berwarna hijau kebiruan ,
- Tunas daun menguncup dan tumbuh kecil
- Pertumbuhan bunga terhambat.
Seng / zink (Zn) :
- Sebagai katalisator dalam pembentukan protein
- Mengatur pembentukan asam yang berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh tanaman
Gejala kekurangan Zn :
Dapat menyebabkan klorosis, ruas pada bagian pucuk lebih pendek, pembentukan bakal buah terhambat atau tanaman tidak dapat sama sekali berbuah, pembentukan warna kuning diantara tulang daun.kemudian diikuti kematian pada jaringan daun, ukuran menjadi lebih kecil, sempit dan menebal.
Molibdenum (Mo)
- Berperan sebagai pengikat nitrogen yang bebas diudara untuk pembentukan protein
- Menjadi komponen pembentuk enzim pada bakteri bintil akar tanaman.
Gejala kekurangan unsur Mo :
Daun berubah warna keriput dan melengkung seperti mangkok, muncul bintil-bintil kuning disetiap lembaran daun dan akhirnya mati sehingga pertumbuhan tanaman terhenti
Klorida (Cl)
- Berperan dalam proses fotosintesis
- Pengaturan tekanan osmosis didalam sel tanaman.
Gejala kekurangan Cl :
Pertumbuhan akar yang tertekan, daun layu dan berwarna kuning.
Boron (B)
- Berperan dalam pembentukan dinding sel
- Pembentukan buah, pembentukan titik tumbuh
Gejala Defisiensi B :
Daun dengan tanda-tanda yang mengering dan kurus, ujung daun menjadi coklat, apabila temperatur tinggi dan tanaman kekurangan B dapat menyebabkan kelopak bunga menjadi pecah (calyx splinting) atau dapat juga sebagai akibat perbedaan temperatur udara siang dan malam terlalu tinggi (lebih dari 10°C), pertumbuhan rata-rata tanaman merosot, pertumbuhan kerdil dengan ruas-ruas yang pendek dan dapat juga berhenti pertumbuhannya, batang dari tanaman kaku menjadi pecah-pecah/retak.
Mangan (Mn)
- Berfungsi dalam pembelahan sel dan di gunakan dalam proses pernapasan dan fotosintesis.
Gejala Defisiensi Mn :
Daun akan tampak berwarna gelap dan muda, perkembangan kuncup akan mengalami kegagalan, dan pertumbuhan tanaman terhambat.
Cobalt (Co)
Untuk Fiksasi nitrogen dalam penyerapan unsur N (Nitrogen), Cobalt dapat digantikan perannya dengan Natrium (Na), dan Molibdenum (Mo).
Natrium (Na)
Sebagai keseimbangan ion pada regulasi energi untuk membuka dan menutupnya stomata.
Silicon (Si)
Tersimpan dalam dinding sel yang mengakibatkan sifat mekanis sel yaitu kaku atau elastis.
Nikel (Ni)
Pada tanaman Keras/tumbuhan tingkat tinggi sebagai aktivasi urease (enzim yang berperan dalam metabolisme Nitrogen untuk proses perombakan urea). Pada tanaman tingkat rendah, sebagai kofaktor beberapa enzim. Perannya dapat digantikan dengan  Seng (Zn) dan Besi (Fe).
Pustaka :
Lahuddin, M. 2007. Aspek Unsur Mikro dalam Kesuburan Tanah. Medan: USU
Notohadiprawiro, T. 1990. Farming Acid Mineral Soils for Food Crops : an Indonesian Experience. Dalam : E. T. Craswell and E. Pusparajah (eds). Management of Acid Soils in the Humid Tropics of Asia. ACIAR. Monograph. No. 13: 62- 68.
Widjaja – Adhi, IP.G. 1996. Penggunaan uji tanah dan analisa daun sebagai dasar rekomendasi pemupukan. Dalam Pelatihan Optimalisasi Pemupukan Proyek Pembinaan Kelembagaan Litbang Pertanian bekerjasama dengan Faperta IPB, Bogor, 19-31 Januari 1996
| No comments
Merupakan kepuasan tersendiri apabila kita berhasil menanam dan melihat moss2 kita bertumbuh kembang dengan begitu suburnya, karena ada yang bilang ...'Jangan mengaku aquascaper kalo belum bisa menanam dan mengembangkan tanaman aqua jenis moss spt java moss, peacock, christmas dan jenis moss lainnya.


Sebenarnya semua jenis moss mudah ditanam selama kebutuhan akan CO2 dan sinar lampu yang mencukupi, karena moss akan subur dengan sinar yang cukup apalagi ditambah dengan pupuk cair dan suntikan CO2...wah pasti rimbun tuh aquarium...

Untuk menanam tanaman jenis moss sangat mudah, yang kita perlukan adalah :
1. tanaman moss (java, peacock, fire, chrismast dll)
2. batu atau kayu ranting

(bisa juga pake pecahan genting supaya permukaan media rata cocok buat foreground)
3. Benang transparant/ senar atau benang biasa yang warnanya menyesuaikan daun
4. Gunting




Pertama kita ratakan moss dipermukaan batu/kayu, diusahakan jangan sampai bertumpuk karena nanti lapisan bawahnya akan mengering bila tidak terkena sinar lampu.





Setelah rata menutup permukaan media, kita ikat dengan benang secara zigzag supaya moss bisa terikat semua, jadi tidak ada mengambang karena jadi terlihat kurang bagus.





Letakkan didalam tank yang terkena sinar cukup karena moss ini akan tumbuh subur bila mendapatkan cahaya yang cukup kuat, dan usahakan suhu akuarium dibawah 29 derajat.



setelah 1-2 bulan akan tumbuh subur menjadi seperti ini, dan bila dibuat banyak media akan menjadi karpet peacock moss...

Cara tanam Moss buat karpet atau di Batu

TyingMoss01 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss02 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss03 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss04 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss05 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss06 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss07 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss08 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss09 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss10 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss11 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss12 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss13 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss14 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss15 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss16 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss17 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss18 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss19 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss20 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss21 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss22 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss23 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss24 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss25 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss28 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss29 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss30 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss31 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden TyingMoss32 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden
TyingMoss35 150x150 Cara Menanam Moss, Riccardia atau Fissiden

Jangan lupa untuk menyemprot moss saat mengikat biar gak jadi kering. Untuk riccia caranya hampir sama dengan mengikat ricardia.

Selamat Berkreasi....

| 39 comments
Copyright © 2013. Aquascape Design - All Rights Reserved
Re-Design by ArtBAG, Design n Tech | Published by Aquascape Design